Pada hari Kamis, sekelompok investor memutuskan untuk mengakhiri gugatan class action mereka terhadap Strategy, sebuah perusahaan kas Bitcoin. Mereka menuduh perusahaan membuat pernyataan palsu tentang strategi investasinya. Selain itu, mereka mengklaim bahwa Strategy gagal mengungkapkan dampak dari penerapan standar akuntansi baru. Co-founder Michael Saylor, CEO Phong Le, dan CFO Andrew Kang semuanya terdaftar sebagai terdakwa. Bloomberg melaporkan berita tentang penarikan tersebut pada hari Jumat. Gugatan ini awalnya diajukan oleh firma hukum Pomerantz LLP yang berbasis di New York pada bulan Mei di Pengadilan Distrik Timur Virginia. Pomerantz mengundang investor lain untuk bergabung dalam gugatan class action tersebut. Gugatan tersebut secara khusus mengklaim bahwa Strategy melebih-lebihkan profitabilitas strategi investasi Bitcoin dan operasi kasnya, sambil meremehkan risiko volatilitas yang terkait dengan Bitcoin. Gugatan ini juga mempertanyakan penerapan standar akuntansi yang diadopsi oleh Financial Accounting Standards Board yang mengharuskan akuntansi nilai wajar untuk aset kripto. Pomerantz mengklaim bahwa Strategy gagal mengungkapkan dengan benar sifat atau ruang lingkup dampak dari standar akuntansi baru terhadap laporan keuangannya, sambil meremehkan risiko bagi investor. Hingga hari Senin, Strategy memegang sekitar $68,5 miliar dalam Bitcoin. Saham perusahaan telah meningkat lebih dari 150% dalam setahun terakhir, menurut halaman harga The Block MSTR.
❓ Apa dasar gugatan class action ini?
Investor menuduh Strategy membuat pernyataan palsu dan tidak cukup mengungkapkan risiko.
❓ Siapa saja yang menjadi terdakwa dalam gugatan ini?
Terdakwa adalah Michael Saylor, Phong Le, dan Andrew Kang.